Cyril Abiteboul

Cyril Abiteboul Sudah Menduga Honda Akan Mundur dari F1

Keputusan Honda untuk mundur dari ajang Formula 1 mulai akhir musim 2021 mendatang sudah diduga sejak lama oleh Cyril Abiteboul. Sebagai informasi, Abiteboul sendiri merupakan Bos Renault.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pabrikan asal Jepang tersebut memang telah menggemakan pengumuman mengejutkan. Honda memutuskan untuk mengakhiri proyek mereka di ajang Grand Prix Formula 1 usai berakhirnya kampanye musim 2021 mendatang.

Dalam keterangan resminya, pihak Honda mengaku bahwa saat ini mereka tengah fokus untuk mengembangkan teknologi emisi nol alias tenaga fosil atau karbon. Untuk itu, Honda tidak ingin fokus mereka terpecah.

SIKAP HONDA

Kendati keputusan tersebut terbilang cukup mengejutkan, karena banyak pihak yang tidak menduga sebelumnya, namun Abiteboul menganggapnya sebagai hal yang normal. Bos Renault ini bahkan telah memprediksinya jauh-jauh hari.

“Kami selalu tahu hal seperti ini akan terjadi. Saya tahu Honda harus memastikan posisi mereka setelah 2021, dan sekaranglah saatnya melakukan itu,”

“Minimnya konfirmasi dari Honda sudah menjadi pertanda, karena saat melihat rencana Renault untuk desain mesin 2022 saya rasa sikap Honda sudah menjadi pertanda,” kata Abiteboul.

Perlu diketahui, Honda sendiri adalah pemasok mesin utama untuk Mobil Red bull. Dengan begitu, keputusan Honda membuka peluang bagi Renault kembali menjadi pemasok mesin baru untuk Red Bull.

Seperti diketahui, Renault pernah menjadi pemasok mesin Red Bull mulai dari 2007 hingga 2018 untuk Red Bull. Kedua tim pun memenangi empat gelar juara dunia dalam rentang 11 tahun tersebut.

Sayang sekali, hubungan keduanya kandas, yang kabarnya dikarenakan masalah pribadi antara Christian Horner selaku bos Red Bull dengan Cyrill Abiteboul selaku Bos Renault.

YAKIN MASIH BISA KERJA SAMA

Meski tidak membantah adanya masalah personal dengan Horner, tapi Abiteboul yakin kedua pihak bisa bekerja sama lagi seperti dulu.

“Mungkin akan ada situasi canggung, tetapi kita harus melihat ke F1. Kemungkinan kerja sama masih sangat jauh. Tak mungkin juga Red Bull tak punya rencana cadangan,”

“Para bos di Red Bull penuh inovasi dan solusi. Menurut saya Renault tak mungkin jadi rencana awal mereka,” ucapnya.

About the author

error: